daftar blog gratis penghasil uang

Search

Memuat...

Kamis, 18 Februari 2010

Analisis strategik portofolio produk pestisida

Analisis strategik portofolio produk pestisida
analisis Competitive Profile Matrix (CPM), Strategic Position and Action Evaluation Matrix (SPACE Matrik), dan General Electric Matrix (GeE Matriks).
 
Berdasarkan hasil analisis Matrik CPM terhadap enam perusahaan pestisida multinasional di Indonesia dengan market share terbesar , yaitu PT Bayer Crop Science, PT Syngenta, PT Dow Agro Science, PT Nufarm, PT BASF, dan PT DAPI, posisi PT DAPI yang mendapatkan nilai 2,833 masih di bawah PT Bayer Crop Science dan PT Syngenta yang masing-masing mendapatkan nilai 3,238 dan 3,411.
Posisi PT DAPI masih menunjukkan posisi sedikit lebih baik dibandingkan dengan PT Dow Agro Science, PT BASF, dan PT Nufarm yang masing-masing mendapatkan nilai 2,64 ; 2,7 ; dan 2,58. Hasil analisis tersebut di dukung oleh data market share perusahaan - perusahaan pestisida di Indonesia yang menempatkan PT Bayer Crop Science dan PT Syngenta sebagai dua perusahaan besar di Industri pestisida di Indonesia dengan market share 16,16 % dan 14,77 % pada tahun 2006. PT DAPI yang memiliki market share sebesar 7,55 % berada pada posisi ke lima di bawah PT Bayer Crop Science, PT Syngenta, PT Dow Agro Science, PT Nufarm. Namun penguasaan pasar diantara PT Dow Agro Science, PT Nufarm, PT DAPI, dan PT BASF tidak jauh berbeda, dimana masing-masing memiliki market share diantara 7 - 9 %. Hal lain yang dapat di analisa dari Matrik CPM adalah faktor-faktor strategis yang harus diperhatikan dalam bisnis pestisida, seperti : (1) pangsa pasar, (2) Sumber daya manusia, (3) pelayanan, (4) kualitas produk, dan (5) diferensiasi produk (keunikan). Dalam usaha meningkatkan daya saing dalam industri pestisida di Indonesia, Faktor strategis yang harus menjadi perhatian khusus PT DAPI adalah penetapan harga produk, karena dalam faktor strategis tersebut, nilai yang di dapat PT DAPI tidak hanya berada di bawah Syngenta maupun PT Bayer Crop Science, tetapi juga berada di bawah PT Dow, PT Nufarm, dan PT BASF.


Hasil analisis matriks SPACE menunjukkan bahwa PT DAPI berada pada profil agresif dengan arah vektor bersifat positif untuk kekuatan keuangan dan kekuatan industri. Profil agresif yang di simpulkan dari posisi PT DAPI saat ini lebih disebabkan oleh kekuatan keuangan PT DAPI dan peningkatan daya tarik industri pestisida saat ini, bukan dikarenakan keunggulan kompetitif dari produk secara keseluruhan ataupun kinerja manajemen PT DAPI.

Hasil Analisis portofolio produk dengan matriks GE untuk kondisi saat ini menempatkan produk herbisida pada padi dan fungisida berada pada posisi selektif, sedangkan produk insektisida dan herbisida spesial berada pada posisi pertumbuhan selektif. Sedangkan pada kondisi masa depan diharapkan posisi bisnis dari seluruh produk telah bergeser ke posisi pertumbuhan selektif. Alternatif strategi untuk mecapai posisi bisnis pertumbuhan selektif untuk semua produk adalah dengan pengembangan produk (product development) dan memaksimalkan fungsi sistem integrasi ke depan (Forward integration).
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar